Cari Blog Ini

Jumat, 22 November 2013


Sistem Suspensi Sepeda Motor

A.PENGERTIAN SISTEM SUSPENSI

Sistem suspensi dirancang untuk menahan getaran akibat benturan roda dengan kondisi jalan. Selain itu, sistem suspensi juga diharapakan mampu untuk membuat lembut saat sepeda motor menikung, sehingga mudah dikendalikan. Dengan system suspensi juga, getaran akibat kerja mesin dapat diredam.

B.FUNGSI SISTEM SUSPENSI

Secara umum system suspense memiliki 3 fungsi yaitu seperti berikut :      
  1.      Mengurangi getaran akibat kerja mesin,
  2.   Mengurangi getaran akibat permukaan jalan yang tidak rata, 
  3.     Sebagai penyetabil kendaraan saat menikung
Semua peran dan kegunaan dari sistem suspensi tadi, pada akhirnya dapat diambil kesimpulan bahwa dengan bekerjanya sistem suspensi tadi, pada pada dasarnya adalah agar diperoleh kenyamanan dalam berkendara sepeda motor. Dengan demikian, gangguan yang terjadi pada sistem suspensi akan berpengaruh langsung  pada kenyamanan berkendara.

C.JENIS – JENIS SUPENSI

          Secara umum system suspensi dibagi menjadi 2 yaitu, suspensi bagian depan (front suspension) dan suspensi bagian belakang (rear suspension).
Suspensi depan bisa dibagi lagi menjadi 2 jenis yaitu :

            A.. Garpu batang bawah (bottom link fork),
         Jenis ini biasanya dipasang pada sepeda motor bebek model lama seperti vespa atau scooter

 













Gb.suspensi jenis batang bawah

    B. .Garpu teleskopik (telescopic fork)
      Jenis ini merupakan jenis suspensi yang paling banyak digunakan pada sepeda motor.












Gb.suspensi jenis teleskopik
Sedangkan suspensi bagian belakang sebenarnya ada 3 jenis yaitu :
    A. Tipe plunger unit
        Tipe plunger unit tidak mampu mengontrol dengan nyaman roda belakang. Tipe ini hanya menopang roda belakang dan menahan goncangan akibat permukaan jalan

Gb.tipe plunger unit




 

    B. Tipe swing arm
      Tipe swing arm adalah dua buah lengan yang digantung pada rangka dan ujung yang  lain dari suspensi tersebut menopang roda belakang.

Gb.suspensi tipe swing arm







 
   C.Tipe unit swing
        Tipe unit swing adalah mesin itu sendiri yang bereaksi seperti lengan yang berayun. Jadi mesin tersebut yang berayun. Umumnya suspensi tipe ini dipakai pada sepeda motor yang mempunyai penggerak akhirnya (final drive) atau motor matik.


Pengenalan Chasis Sepeda Motor
Chasis sepeda motor terdiri atas sistem suspensi, sistem rem, pemindah tenaga, dan roda - roda. Chasisi merupakan bagian di luar mesin ( motor) dan sistem kelistrikan sepeda motor. Nyaman dan tidaknya sepeda motor sangat dipengaruhi oleh baik dan tidaknya keadaan chasisnya.

a. Sistem Suspensi
Untuk mencegah sepeda motor bergetar secara berlebihan, maka sepeda motor dilengkapi dengan sistem suspensi. Yang termasuk ke dalam sistem suspensi yang utama adalah sok breker dengan pegasnya.

b. Sistem Rem
Rem berfungsi untuk memperlambat laju sepeda motor atau untuk menghentikan sepeda motor. Rem digunakan pada sepeda motor ada dua macam, yaitu rem troml dan rem cakram. Rem tromol pada sepeda motor adalah rem tromol mekanik, yaitu dengan perantaraan kawat untuk meneruskan tenaganya. Sedangkan rem cakram yang digunakan pada sepeda motor ada dua macam yaitu rem cakram hidrolik dan rem cakram mekanik.

c. Sistem Pemindah Tenaga
Yang termasuk ke dalam sistem pemindah tenaga pada sepeda motor adalah kopling, transmisi, dan rantai penggerak roda belakang. Kopling yang digunakan pada sepeda motor adalah kopling basah dengan jumlah plat banyak Kopling menghubungkan dan memutuskan putaran poros engkol ke transmisi. Oleh karena itu kopling terletak antara poros engkol dan transmisi. Dari transmisi putaran tersebut diteruskan ke roda belakang dengan perantaraan rantai. Tapi ada juga sepeda motor seperti Vespa putaran transmisi diteruskan ke roda belakang dengan perantaraan sebuah poros.

bagian  - bagian roda depan :
  1. Poros roda depan
  2. Pelindung debu
  3. Collar
  4. Sil oli
  5. Bantalan
  6. Sil Oli
  7. Penggerak Speedometer
  8. Roda gigi
  9. Washer
  10. Kampas rem
  11. Poros kam
  12. Plat kampas rem
  13. Roda gigi 
  14. Penunjuk keausan
  15. Tuas

 Bagian - bagian roda belakang:
  1. Poros belakang
  2. Penyetel
  3. Tuas
  4. Collar
  5. Petunjuk keausan kampas rem
  6. Plat kampas rem
  7. Poros kam
  8. Kampas rem
  9. O ring
10.     Damper

Bagian - bagian penggerak roda belakang dan roda belakang
  1. Dudukan roda gigi
  2. Roda gigi penggerak
  3. Pengunci
  4. Rantai Penggerak
  5. Sambungan rantai
  6. Plat sambungan rantai
  7. klip
  8. Poros
  9. Bantalan
  10. Sil oli
  11. Collar
  12. Penyetel rantai